Pages

Tampilkan postingan dengan label Stress kerja. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Stress kerja. Tampilkan semua postingan

Senin, 24 Juni 2013

Mengenal Ciri-Ciri Stress..

ciri-ciri stress


Tekanan hidup yang semakin hari semakin komples membuat stress tumbuh subur di tengah masyarakat. Sayangnya, mengingat gejala stress bertahap dan lambat, membuat banyak orang sama sekali tidak menyadari saat dirinya telah masuk ke dalam fase stress. Karenanya, penting untuk memahami ciri-ciri stress agar penderita bisa mengambil langkah penanggulangan sedini mungkin. Pada prinsipnya, stress menampakkan diri dengan bermacam cara. Namun, secara umum gejala atau ciri-ciri stress bisa dikelompokkan ke dalam dua kategori yakni kognitif/emosional dan fisik.

Ciri-Ciri Kognitif

Ji
ka diterjemahkan secara sederhana, maka stress tak lain adalah persoalan kejiwaan yang pada akhirnya bermuara pada jasmani seseorang. Ciri-ciri kognitif dari stress biasanya muncul terlebih dahulu ketimbang gejala fisik. Namun, sering kali kita tak menyadari hal tersebut sebab unsur kognitif stress terlihat normal. Adapun beberapa ciri-ciri stress dalam lingkup kognitif sebagai berikut: 
  • Mudah merasa ingin marah (sensitif).
  • Merasa putus asa saat harus menunggu.
  • Gelisah, gugup dan cemas yang berlebihan.
  • Selalu merasa takut pada hal yang tidak jelas dan tanpa alasan.
  • Susah untuk memusatkan pikiran.
  • Sering merasa linglung dan bingung tanpa alasan.
  • Bermasalah dengan ingatan (mudah lupa, susah mengingat)
  • Cenderung berpikir negatif terutama pada diri sendiri
  • Mood naik turun (mood mudah berubah-ubah, misalnya merasa gembira tapi tak lama kemudian merasa bosan dan ingin marah).
  • Makan terlalu banyak meski tidak merasa lapar.
  • Merasa tidak memiliki cukup energi untuk menyelesaikan sesuatu.
  • Merasa tidak mampu mengatasi masalah dan cenderung sulit membuat sebuah keputusan.
  • Emosi suka meluap-luap (baik gembira, sedih, marah, dan sebagai- nya)
  • Miskin ekspresi dan kurang memiliki selera humor. Kehilangan kemampuan dalam hal menanggapi situasi, pergaulan sosial, serta kegiatan-kegiatan rutin lainnya.

Ciri-ciri stress di atas merupakan gejala awal yang sering dianggap hal yang normal. Memang mengidentifikasi gejala stress bukan hal yang mudah, tetapi jika Anda mengalami lebih dari empat ciri-ciri kognitif di atas, besar kemungkinan Anda sedang berada di fase awal stress tanpa Anda sadari.

Ciri-ciri Fisik

Selain menyangkut masalah emosional, ternyata pada tahap yang lebih parah, penderita stress menunjukkan gejala fisik antara lain:
  • Otot-otot sering terasa tegang. Merasa lelah sewaktu bangun di pagi hari, menjelang sore dan bahkan setelah menyantap makanan.
  • Sakit punggung bagian bawah, merasa tak nyaman di bahu atau leher, sakit di bagian dada, sakit perut, kram  pada otot. 
  • Iritasi atau ruam kulit yang tidak dapat dijelaskan kategorinya. 
  • Denyut jantung cepat dan cenderung berdebar-debar.
  • Telapak tangan dan sekujur tubuh sering berkeringat padahal tidak melakukan aktivitas fisik. 
  • Perut sering terasa bergejolak. 
  • Gangguan pencernaan dan cegukan  
  • Tidak dapat tidur atau tidur berlebihan  
  • Napas lebih pendek dan terasa sesak.
Hubungan antara stress dengan penyakit bukan merupakan hal yang baru. Bahkan beberapa ahli dengan tegas menyatakan bahwa stress adalah tekanan yang berakibat pada menurunnya beberapa fungsi organ tubuh. Jika hanya masalah kejiwaan, maka hal tersebuh adalah depresi dan bukan stress. Pelepasan hormon stress seperti adrenalin yang terjadi secara berulang dan cepat menjadi biang rusaknya atau menurunnya kinerja hormon. Beberapa dokter berpendapat bahwa hormone stress juga sebenarnya “memakan” sel-sel darah putih. Sebagai akibatnya, daya tahan tubuh menurun secara drastis sehingga penyakit lebih mudah menjangkiti tubuh seseorang. 

Penelitian di Amerika serikat, Negara dimana tuntutan dan tekanan hidup sangat tinggi, menunjukkan bahwa terdapat enam penyebab kematian utama yang sangat erat hubungannya dengan penyakit stress dan cemas yang berlebihan, antara lain:
  • Penyakit jantung koroner.
  • Paru-paru.
  • Pengerasan pada hati.
  • Kecelakaan.
  • Bunuh Diri.

Mengingat efek stress pada kehidupan seseorang bisa berujung pada kematian, oleh sebab itu sangat penting untuk memahami ciri-ciri stressagar identifikasi dini serta langkah penanggulangan bisa segera dilakukan. Jika Anda merasa mendapati beberapa ciri-ciri baik itu kognitif maupun fisik pada diri Anda, tak ada salahnya mengunjungi para professional seperti psikiatri atau dokter untuk mendapatkan kejelasan mengenai kondisi yang Anda alami.

Beberapa Terapi Menghilangkan Stress..

Terapi Menghilangkan Stress


Stress secara sederhana bisa diartikan sebagai kondisi dimana terdapat tekanan secara fisik maupun psikis dari dalam diri ataupun lingkungan sekitar. Stress bisa terjadi karena faktor eksternal maupun internal. Tuntutan hidup yang semakin kompleks dan tidak diikuti dengan manajemen mental akan menimbulkan konflik dalam diri seseorang. Untuk menghindari ataupun juga mengusir serangan stress, diperlukan beberapa metode yang biasanya bergantung pada kondisi orang tersebut. Metode mengatasi stress antara lain dengan pendekatan farmakologis, perilaku, kognitif, meditasi, terapi hypnosis dan juga terapi menghilangkan stress dengan musik. Dua metode terakhir cukup banyak diminati sebab cenderung lebih mudah dan menyenangkan dibandingkan cara lainnya.

Menjinakkan Stress Dengan Musik

Salah satu terapi mengusir stress adalah dengan menggunakan musik. Jenis terapi ini masih terbilang baru dalam dunia keperawatak. Di Indonesia, sudah ada beberapa ahli yang meneliti hal ini dan menemukan fakta bahwa pemberian intervensi terapi musik klasik pada mahasiswa yang sedang menghadapi skripsi memberikan pengaruh berupa penurunan hormon adrenokortikotropik (ACTH) atau hormon stress. Hal ini kemudian menyebabkan seseorang menjadi lebih rileks dan tenang sebab musik klasik merangsang pengeluaran senyawa endorphine dan serotonin, yakni sejenis morfin alami dalam tubuh. 
Tak hanya itu, peneliti tersebut juga menemukan fakta bahwa secara fisik intervensi musik klasik juga mampu mempengaruhi aktivitas sistem saraf otonom di dalam tubuh dengan munculnya beberapa respon yang bersifat spontan dan cenderung tidak terkontrol, misalnya mengetukkan jari. Musik klasik juga dapat mempengaruhi pola pernafasan, tingkat denyut jantung, denyut nadi, tekanan darah, mengurangi ketegangan otot dan memperbaiki sistem gerak juga kordinasi tubuh, memperkuat ingatan, meningkatkan produktivitas suhu tubuh, serta mengatur  beberapa hormon yang berkaitan dengan stres. Terkait dengan penggunaan jenis musik, bergantung pada selera Anda. Akan tetapi, pada prinsipnya penggunaan musik klasik memberikan hasil yang lebih optimal sebab intervensi nadanya lebih kaya.

Melawan Stress Dengan Hypnosis

Terapi mengusir stress lainnya adalah dengan hypnosis. Secara harfiah, kata hypnosis berasal dari kata “hypnos” yangmerupakan nama dewa tidur dari Yunani. Meski demikian, hypnosis sama sekati tidak berhubungan dengan kondisi tidur. Sebab orang yang tertidur tidak bisa sama sekali menyadari suara dan sentuhan dari sekitarnya. Sedangkan orang yang sedang dalam pengaruh hypnosis bisa mendengar dengan jelas serta memberi respon atas informasi yang diterimanya meski ia dalam keadaan istirahat (terlihat seperti tertidur).

Menurut U.S. Department of Education, Human Services Division, hypnosis merupakan penembusan faktor kritis pikiran sadar diikuti oleh diterimanya suatu pemikiran atau sugesti. Hypnosis pada hakekatnya seni mengolah pikiran. Dalam keadaan ini, sugesti bisa diterima dengan baik. Oleh sebab itu, banyak ahli hypnosis yang menggunakan teknik ini untuk mengusir stress. Dalam percabangan ilmunya, hypnosis dibagi lagi ke dalam 5 jenis yakni Hypnotheraphy atau Clinical Hypnosis, Medical and Dentla Hypnosis, Comedy Hypnosis, Forensic Hypnosis, dan  Metaphysical Hypnosis. Adapun jenis yang umumnya digunakan pada penderita gangguan mental seperti stress adalah Hypnotheraphy atau Clinical Hypnosis. 

Cara kerja Hypnosis sebenarnya cukup sederhana yakni dengan memasuki pikiran bawah sadar seseorang. Dalam dunia Hypnosis memang dipercaya bahwa pikiran manusia serupa lapisan kulit bawang. Dan lapisan tersebut terdiri dari pikiran sadar dan pikiran bawah sadar. Conscious mind atau pikiran sadar adalah proses mental yang Anda sadari dan bisa untuk dikendalikan sedangkan pikiran bawah sadar sebaliknya. Dengan memasuki alam bawah sadar seseorang, kita bisa mengutak-atik dan menanamkan sugesti untuk mempengaruhi kebiasaan, mengendalikan emosi, memory, kepribadian, dan banyak lagi lainnya.

Pada prinsipnya terapi menghilangkan stress, baik itu dengan music atau hypnosis, merupakan langkah jitu untuk melumpuhkan stress. Kedua teknik ini sebenarnya menanamkan sesuatu yang positif dalam diri Anda. Namun, jika Anda merasa tingkatan stress yang Anda alami cukup kronis, ada baiknya Anda langsung berkonsultasi kepada para professional seperti dokter maupun psikiarti untuk membaca kondisi Anda melalui pemetaan medis.

Cara Cepat Mengatasi Stress Saat Kerja..


Stres adalah istilah yang menyebabkan kecemasan dan biasanya dihubungkan dengan ketegangan saraf dan kelelahan. Tempat kerja adalah salah satu kontributor utama stres bagi semua orang. Meskipun dapat menyebabkan stres, ada cara cepat dan mudah untuk mengelola stres di tempat kerja dan menjadi lebih produktif. Artikel ini menguraikan 12 metode yang dapat Anda ikuti untuk mengelola dan bantuan diri Anda dari stres hari-hari sulit di tempat kerja. 12 Cara untuk mengelola stres di tempat kerja :

1. Jangan Sering Minum Kopi

Kopi mengalir dalam darah Anda, ini adalah masalah. Kafein seperti stres basah yang mengalir dalam pembuluh darah Anda. Hal ini meningkatkan produksi adrenalin dan sekaligus mencegah produksi adenosine, obat penenang alami untuk otak Anda. "Memblokir kafein dari kebiasaan sehari-hari Anda adalah strategi yang paling efektif untuk mengurangi stres sejauh yang saya tahu," kata David B. Posen , ahli stress dan penulis "Always Change a Losing Game". Posen mendukung fakta bahwa 75% dari pasien yang minum kopi tanpa kafein merasa lebih santai dan lebih aktif di tempat kerja, terutama karena tidur yang lebih baik. Untuk informasi lebih lanjut tentang kopi, Anda dapat membaca Kebenaran nyata tentang mitos kopi.

2. Hiduplah Lebih Terorganisir

cara mengatasi stress 1
Atasi Stressmu
Siapa sekutu terbesar stres di kantor? Keteraturan."Ini adalah apa yang paling dibutuhkan dan tidak kamu lakukan" kata David Allen, penulis "Getting Things Done: The Art of Stress-Free Productivity". Bahkan kebiasaan hidup yang teratur sangat berguna untuk bekerja secara praktis sehingga dapat menghemat banyak jam kerja dalam seminggu - dan waktu lebih berarti lebih sedikit stres.

Kebiasaan favorit dan paling berguna Allen adalah pada akhir minggu: "Ini adalah hasil dari sepanjang minggu. Saya mencari pesan saya dan daftar kewajiban saya. Ini adalah waktu yang paling menyenangkan dalam minggu ini". Satu jam setiap hari Jumat dan Allen tidak pernah lelah atau stres Senin pagi.

3. Amati diri Anda

Apakah Anda pernah merasa bahwa ketikan di keyboard anda terlalu cepat sampai nafas Anda terengah-engah? Mungkin Anda tidak akan mengerti hal ini sampai Anda berhenti sejenak dan berpikir tentang hal itu. Siapa yang punya waktu untuk berhenti dan berpikir ketika semua orang di sekitar Anda berteriak "ayolah cepat, ayolah" sebagai Cheerleader dari neraka.

Para peneliti di Amerika menemukan bahwa tingkat stres benar-benar turun untuk 54% dari orang-orang yang mengikuti program dua bulan dengan "how to learn to observe your self" - observasi yang dilakukan sangat sederhana yaitu gejala stres, seperti otot tegang dan lemah dalam berkonsentrasi. Kabar baiknya adalah bahwa Anda tidak perlu masuk ke program selama dua bulan. "Perubahan kecil menawarkan hasil yang spektakuler," kata Kimberley Williams, penulis penelitian. Anda harus mengamati apakah pikiran Anda terlalu cepat atau jika Anda tidak bernapas dalam-dalam.

4. Peregangan di depan PC Anda

Ketika kita stres, kita cenderung untuk bersandar ke depan dalam rangka untuk memfokuskan perhatian kita pada apa yang kita lakukan. Hal ini membuat otot-otot kecil tenggorokan dan kembali bekerja lembur. Untuk bantuan cepat, silang jari-jari Anda di belakang leher Anda dan mendorong bahu Anda ke belakang sehingga mereka lebih datar. Kemudian tekuk kepala jatuh ke depan dan dagu menyentuh tulang dada Anda. Bawa siku Anda di depan dan bergabung dengan mereka. Dorong tangan Anda ke bawah selama beberapa detik dan kemudian relaks. Ulangi latihan yang sama 6-8 kali setiap kali Anda merasa tegang.

5. Menggunakan multi-vitamin

Dalam penelitian terbaru di Inggris laki-laki antara 18-42 tahun, peneliti menemukan bahwa mereka yang mengambil setiap hari multi-vitamin yang kaya akan vitamin C dan B mengurangi stres yang dialami sebanyak 21%. Selain itu, pria yang mengambil-multi vitamin tidak mudah lelah dan lebih perhatian daripada mereka yang tidak. Hasil survei menunjukkan bahwa vitamin B dan C membantu mengurangi efek stres.

6. Ambil 5 menit istirahat untuk tertawa

Humor dan tawa memainkan peran yang sangat penting dalam mengurangi dan mengelola stres.

Tertawa mengurangi hormon stres darah seperti adrenalin, kortison, epinefrin dan dopamin, sekaligus meningkatkan kadar hormon yang mempromosikan kesehatan seperti endorfin dan neurotransmiter.

Relaksasi psikologis dan fisik yang akibat tertawa adalah fakta. Dibutuhkan perhatian dari hal-hal yang menyebabkan kemarahan, rasa bersalah, stres dan emosi negatif lainnya. Hal ini memungkinkan kita untuk melihat situasi sulit dengan perspektif yang segar, lebih seperti sebuah tantangan bukan sebagai ancaman.

Pada tawa, tingkat sosial dan humor, membuat link dan hubungan yang lebih baik dengan orang lain. Juga, karena tertawa itu menular, ketika kita tertawa kita membantu orang lain di lingkungan kita tertawa lebih, yang dapat memiliki implikasi positif pada berbagai tingkatan.

Meningkatkan mood orang lain yang menyertai kita melalui tawa dan humor, tidak hanya mengurangi tingkat stres mereka, tetapi juga kita.
cara mengatasi stress 2
Stop Stress...

7. Jangan lupa kesuksesan Anda

Ambil catatan keberhasilan Anda di tempat kerja dengan membuat folder dengan informasi yang Anda dapat lihat setiap saat. Ini akan membantu Anda di masa depan untuk menghindari refleksi negatif seperti "Saya tidak akan berhasil melakukan ini dan itu ..." itu juga akan memberikan motivasi ketika Anda siap untuk mencari pekerjaan lain.

8. Jangan menjadi "budak email"

Jangan biarkan e-mail untuk mengalihkan perhatian Anda. Ketika ini terjadi sulit untuk berkonsentrasi lagi dan kembali bekerja. Cobalah untuk memeriksa e-mail pada selang waktu tertentu dan tidak setiap saat.

9. Bebaskan pikiran Anda

Setelah konsentrasi intens biarkan sejenak pikiran Anda bebas. Biarkan diri Anda untuk bermimpi selama beberapa menit. Pikirkan di mana Anda ingin pergi untuk liburan.
cara mengatasi stress 3
Pergilah liburan

10. Jangan makan siang sambil bekerja

Ambil istirahat untuk makan siang. Jangan makan siang Anda sementara Anda bekerja. Jika Anda makan di bawah tekanan maka kemungkinan besar Anda akan menderita gangguan pencernaan atau perut kembung.

11. Dapatkan udara segar

Cari waktu untuk udara segar bahkan jika ponsel yang tak henti-hentinya berdering. Dapatkan beberapa menit untuk keluar dari ruang kerja ber-AC dan nafas udara segar.

12. Tidur sangat penting untuk kinerja pekerjaan Anda

Jangan begadang setiap hari. Kurang tidur mengurangi energi dan memiliki dampak pada kinerja Anda di tempat kerja. Anda harus mendapatkan setidaknya 7 jam tidur setiap malam.